Selamat Datang..!!

ASSALAMUALAIKUM WR. WB.

Mari berbagi pengetahuan tentang Dunia Islam..

Selamat bergabung..

Selasa, 11 Januari 2011

Keadaan beberapa daerah/negara di dunia sebelum lahirnya Islam. (sekitar abad ke VI).

1. ROMAWI.

   Pada abad ke I dan II negeri Romawi mengalami kejayaan, wilayah kekuasaannya sampai di Persi (sekarang Iran). Tetapi sejak abad ke III Romawi makin merosot. Kemudian tahun 395 M Romawi pecah menjadi dua yaitu Romawi Barat dan Romawi Timur. Agama "Mithras" (menyembah Dewa Matahari) yang di anut mereka, kemudian beralih memeluk agama Nasrani. Kebudayaan mereka pernah mengalami kejayaannya yang meliputi: Filsafat, kesenian, ilmu pengetahuan, kesusastraan, arsitektur dll. Tetapi akhirnya runtuh juga.

Sebab-sebab keruntuhan bangsa Romawi :
 A. Sebab keruntuhan dari dalam:
  1. Raja-rajanya sewenang wenang, hidup berlebih-lebihan dan suka di dewa-dewakan.
  2. Moral masyarakat merosot hawa nafsu merajalela banyak orang tak mau kawin dan tidak beranak bila kawin.
  3. Perkembangan kebudayaan sangat merosot.
  4. Mereka sudah tidak yakin lagi akan kebenaran agama mereka 'Mithas' itu.

 B.Sebab-sebab dari luar :
   Sebab-sebab dari luar, karena serbuan dari bangsa Vondal dan berhasil menguasai Romawi. Sejak itu Romawi yang sudah di Nasranikan oleh Kaisar Konstantin (306-337M) kehidupan masyarakatnya merosot kembali seperti kehidupan semula.

   Sedang Romawi Timur dapat berdiri langsung dan pada masa pemerintahan Heraclius (610-637 M) berhasil menguasai kembali daerah daerah Mesir, Syiria dan memerangi kerajaan Kesra Persi. Pada saat-saat peperangan yang dahsyat itu, terjadi pembunuhan secara besar-besaran oleh Heraclius terhadap orang orang Yahudi dan sebaliknya orang orang Yahudi membalas membunuh puluhan ribu orang Nasrani. Perang tersebut berakhir dengan kemenangan Romawi. Kaisar Heraclius itulah yang nantinya akan berhadapan dengan pasukan Islam di Syiria, Mesir dan Persi.

2. NEGARA NEGARA EROPA BARAT.

Negara-negara Eropa seperti Spanyol, Perancis dan Inggris (pada masa sebelum lahirnya Islam) masih merupakan negara yang kecil, kehidupan penduduknya masih sangat sederhana. Di dalam negeri merekapun masih merupakan kerajaan kerajaan kecil.

Seperti di Inggris, masa itu masih merupakan tujuh buah kerajaan kecil kecil dan tidak luput dari pergolakan-pergolakan dan peperangan. Antara lain permusuhan antara suku bangsa Sakson melawan suku bangsa Angdo. Scotlandia termasyhur sebagai pusat kediaman orang Pict yang suka menjarah rayah.
Spanyol tidak luput dari serbuan serbuan bangsa Vandal yang kemudian menjajah Spanyol. Demikian pula Perancis mendapat serbuan dari bangsa Ghot Aria. Mereka juga membantai bangsa Yahudi yang berada di wilayah mereka.

3. PERSI ( IRAN ).

Pada awal lahirnya Islam, di Persia terjadi peperangan yang dahsyat antara Kaisar Heraclius dengan Raja Kesra, dengan kemenangan Heraclius dari Roma.
Mengenai literatur Persi, yaitu peninggalan kitab kitab Agama Zarasustra (majusi) sudah di musnahkan oleh Raja Iskandar Zulkarnain (Alexander the Great) dari Yunani sewaktu menyerbu Persi. Karena itulah kemurnian agama tersebut menjadi sulit untuk dapat di percayai. Banyak praktek praktek masyarakat yang menjurus pada kerusakan moral rakyat.
Banyak peristiwa peristiwa yang berbahaya yaitu peperangan negara negara besar (Romawi timur melawan Persi), dan adanya praktek" masyarakat yang a moral.

4. INDIA.

   Sejak kira-kira 2000 S.M. bangsa Arya datang di India yang selanjutnya bercampur dengan penduduk asli. Mulai zaman itu juga bangsa India memeluk Agama Hindu.
Agama hindu mengenal kasta dalam kehidupan masyarakatnya, ada 4 kasta dalam agama hindu yakni : Brahma, Ksatria, Waisya dan Sudra. Karena itulah kemudian timbul kelas kelas tertentu dalam kehidupan bermasyarakat, yang memudahkan timbulnya perpecahan bangsa india sendiri.
Setelah Agama Hindu berjalan lama, kira-kira sampai 600 S.M. menimbukan ketidakpuasan terhadap masyarakat yang mengakibatkan timbulnya Agama Budha dipimpin oleh Sidharta Gautama, yang pada hakikatnya merupakan pembaharuan agama Hindu. Agama Budha mencapai puncaknya pada zaman raja Asoka memerintah (268-232 S.M.) sekalipun agama tersebut pernah mengalami pecah menjadi dua (Mahayana dan Hinayana).
  Kemudian masyarakat india belum merasa puas dengan memeluk agama Budha, terus mengadakan pembaharuan agama Hindu dengan menyederhanakan keyakinan mereka yaitu hanya mengakui adanya Maha Dewa Yang Tunggal yg terdiri dari tiga unsur atau Trimurti (Brahma-Siwa-Wisnu). Hal itu terjadi pada zaman keluarga Gupta memerintah (300-650 M).
Proses penyederhanaan jumlah dewanya yang semula berpuluh-puluh kemudian di susutkan menjadi sedikit dewa itu terjadi pada masa lahirnya agama Islam (610 M).

5. TIONGKOK (CINA).

   Bangsa Tiongkok adalah salah satu bangsa yang sudah maju kebudayaanya jauh lebih dulu dari pada negara negara di Eropa. Sebagai contoh yaitu kira kira tahun 100 M, mereka sudah menemukan kertas tulis yang terbuat dari kayu. Adapun mengenai kepercayaan bangsa tiongkok pada mulanya menyembah para dewa. Di antara dewa dewa itu yang dianhap tertinggi adalah Feeg-pa (dewa angin taufan) yang digambarkan Naga Besar. Tapi selanjutnya mereka tidak puas menyembah dewa Fang-pa dan pindah kepercayaan menganut ajaran T A O (di ajarkan oleh tao) yaitu menyembah kepada Hon Ficu (dewa langit) agar ketertiban dunia terjamin (tao= ketertiban dunia).
   Ada yang lebih terkenal dari ajaran tao adalah ajaran Kung-fu ce (551 S.M - 479 S.M.) dasar ajaran Kung-fu ce juga tao (ketertiban dunia) ajaran tsb mencapai kemasyhurannya pada zaman raja Wuti th 141 S.M. dr dinasti Han. Karena tidak puas maka pada abad ke II M mereka menerima agama Budha Hinayana dan Mahayana. Islam masuk cina pada masa dinasti Tang (618-907 M).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar